New York, Indonesia kini tengah menjadi primadona. Bukan apa-apa,
ekonomi Indonesia kini tengah kinclong. Tak heran kalau dalam sidang 5
tahunan PBB ini banyak negara sahabat yang ingin mengadakan pertemuan
bilateral. Salah satu fokus yang ingin dibicarakan menjalin kerjasama
ekonomi.
"Banyak yang ingin menjalin kerjasama ekonomi, energi, pangan. Tentu
kerjasama ekonomi yang menguntungkan," jelas Presiden SBY di Markas PBB
di New York, AS, Rabu (26/9/2012).
Dalam sidang 5 tahunan ini, lanjut SBY, dirinya menghadiri belasan
pertemuan bilateral dengan pemimpin dunia. Mereka pun ingin menjalin
hubungan yang lebih tinggi. "Alhamdulillah posisi Indonesia kini lebih
baik," imbuhnya.
Dalam sidang PBB kali ini, sejumlah persoalan memang mengemuka. Mulai
dari soal Syria, film antiislam, kemiskinan dunia, dan kondisi geo
politik. Isu beragam menjadi pembahasan di pertemuan di PBB.
"Pandangan setiap negara beragam, ada yang keras, setengah keras, dan ada juga yang soft," tutur SBY.
Indonesia pun memberikan pandangan dan usulan dalam setiap isu utama.
Pandangan itu didasarkan pada posisi Indonesia yang tegak tanpa
dipengaruhi siapapun. "Masih banyak yang harus kita perbaiki," tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar